Minggu, 13 Oktober 2013

MOBIL MURAH, SOLUSI ATAU HANYA KOMPROMI ?

BAB I
Pendahuluan

I.I    Latar Belakang
 Dari beberapa artikel yang telah saya ambil dari media internet, bahwasannya mobil murah akan menambah kemacetan. Karena volume kendaraan tidak sepadan dengan banyak ruas jalan yang ada. Oleh karena itu, kebijakan ini seperti kurang tepat karena hanya menambah permasalahan kemacetan yang ada. Disisi lain, tidak dimbangi dengan perubahan ekonomi di sector lain seperti harga kedelai yang semakin melambung menyamai harga daging, Pemerintah harus mengkaji kembali kebijakan mobil murah agar tidak berdampak kemacetan yang lebih parah dimasa yang akan datang.
Namun, bagaimana cara pemerintah yang telah memberikan kebijakan seperti ini agar bisa diterima oleh masyarakat? Di karya ilmiah saya ini akan mengambil tema mobil murah, solusi atau hanya kompromi belaka.
I II   Perumusan Masalah.
Sesuai latar belakang yang disusun, dapat diambil beberapa masalah yaitu:
  1. Apa yang menyebabkan mobil murah menuai kontra disebagian besar masyarakat?
  2. Apaa yang melatabelakangi pemerintah mengeluarkan kebijakan mobil murah?
  3. Bagaimana dampak di masa yang datang jika mobil murah terus beredar di masyarakat?
  4. Apa solusi pemerintah jika mobil murah ternyata berdampak buruk terhadap kondisi lalu lintas dam tata kota?
I.III  Tujuan dan Manfaat
a.       Tujuan
untuk mengetahui sebab akibat dikeluarkannya kebijakan obil murah.
b.      Manfaat
      Agar masyarakat lebih bijak untuk membeli mobil murah karena akan berdampak negatif juga yang akan dirasakan oleh masyarakat sendiri.


I.IV  Metode Penulisan
data dan informasi yang diperlukan penulis menggunakan metode studi dokumenter. Adapun teknik yang dipergunakan pada penelitian ini adalah Studi Pustaka, Pada metode ini, penulis membaca artikel dari media internet dan tanggapan para tokoh yang berhubungan dengan penulisan karya ilmiah serta yang berkaitan dengan masalah mobil murah.



BAB II
Pembahasan 



Polemik mengenai kehadiran mobil murah masih terus bergulir. Terutama lantaran mobil murah dijadikan kambing hitam yang bakal membuat Jakarta dan kota besar lain di Indonesia, terjebak dalam kemacetan.Produksi mobil murah dalam jumlah besar akan menambah beban jalan. Kemacetan takkan terhindari. Namun pemerintah menepis anggapan itu. kemacetan sudah terjadi hampir di seluruh kota di Indonesia. Kemacetan bukan lantaran mobil murah atau mobil pribadi, tapi ada penyebab lain.
kemacetan melanda di hampir seluruh daerah lantaran pertumbuhan di tiap-tiap kota, belum diimbangi dengan prasarana transportasi secara memadai. Kemacetan yang terjadi akibat penyediaan prasarana belum mendukung. saat ini pertumbuhan kota begitu pesat. Tidak hanya di Jakarta atau Surabaya, tetapi juga di kota-kota lainnya yang lebih kecil. Kondisi ini berimbas pada kepadatan, terutama pada sektor transportasi. Masalah ini harus mendapat perhatian. bukan hanya karena mobil pribadi saja tetapi sebagian besar motor yang menyebabkan kemacetan.


 Namun disisi yang berseberangan ini, pihak-pihak yang kontra terhadap kebijakkan tersebut juga memiliki alasan-alasan yang tidak kalah kuatnya dengan pihak yang pro terhadap kebijakkan. Berikut diantaranya :
  • Mobil murah hanyalah sebuah proyek yang sebagian besar akan merugikan masyarakat, karena akan membuang waktu sia-sia untuk dijalan.
  •      Mobil murah akan menyebabkan kemacetan yang semakin parah di beberapa kota-kota besar di Indonesia. Khususnya bagi kawasan Jakarta yang cenderung di dominasi oleh kendaraan pribadi. Bahkan untuk DKI Jakarta sendiri, kebijakkan ini sudah berlawanan arah dengan kebijakan Gubernur Jakarta di dalam proses menanggulangi kemacetan yang ada di Ibukota. Bahkan beliau sempat mengirimkan pesan kepada bapak Wapres kita mengenai permasalahan ini.
  •  Mobil murah bukanlah solusi bagi transportasi di Indonesia, yang seharusnya dikembangkan adalah moda-moda transportasi umum dengan menambah jumlah dan peremajaan setiap angkutan umum yang sudah tidak layak.
  •   Mobil murah akan menghambat jam produksi bagi para pekerja karena mereka akan banyak menghabiskan waktunya dijalan.
  •  Lebih baik membangun transportasi alternatif seperti MRT yang sedang dilakukan oleh pemerintah Jakarta.


BAB III
Penutup

III.I    Kesimpulan

Dari pembahasan yang ada, dapat saya ambil kesimpulan, bahwa kebijakan pemerintah dengan mengeluarkan mobil murah, hanya akan berdampak negatif bagi perkembangan di seluruh sector yang ada. Dari jumlah mobil yang ada dijalan yang terus meningkat sampai sector ekonomi yang akan menurun karena jam kerja produksi yang akan semakin berkurang dikarenakan lamanya waktu dijalan. Hal ini akan terus menghasilkan kemacetan yang panjang apabila pemerintah juga tidak memikirkan kondisi jalan yang ada.

III.II   Saran
Menurut saya, kebijakan mobil murah harus di kaji lebih mendalam agar tidak berdampak buruk
kedepannya daripada membuat kebijakan yang sebagian besar hanya berdampak buruk lebih baik membuat kebijakan yang bisa membangun dan memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat. Seperti halnya meremajakan angkutan umum, penambahan moda transportasi umum. Penyuluhan untuk terhadap masyarakat untuk beralih transportasi dari transportasi prabadi ke transportasi umum.





Referensi:
http://www.merdeka.com/uang/menteri-perhubungan-sebut-kemacetan-bukan-karena-mobil-murah.html

http://www.kemenperin.go.id/artikel/5310/Kemenperin-Pastikan-Kebijakan-Mobil-Murah

http://www.infonews.web.id/2013/03/mobil-murah-ig-seharga-13-juta-rupiah.html

http://www.merdeka.com/uang/ada-mobil-murah-kendaraan-di-jakarta-hanya-bisa-jalan-25-kmjam.html

http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-tengah-diy-nasional/13/09/20/mtfncl-pengamat-masyarakat-tetap-pilih-motor-ketimbang-mobil-murah

http://www.republika.co.id/berita/video/berita/13/10/12/mujjyd-jokowi-gak-usah-ada-mobil-murah-saja-udah-macet




Tidak ada komentar:

Posting Komentar